Resep MPASI 7 Bulan: Soto Betawi — Kelezatan Rempah & Gizi Lengkap untuk Si Kecil

Resep MPASI 7 Bulan: Soto Betawi — Kelezatan Rempah & Gizi Lengkap untuk Si Kecil

Usia 7 bulan merupakan fase penting bagi bayi untuk mulai mengeksplorasi berbagai rasa dan tekstur makanan. Momen ini sangat tepat untuk memperkenalkan rempah-rempah alami, yang tak hanya menambah cita rasa lezat tetapi juga kaya manfaat kesehatan.
Soto Betawi versi bayi ini menghadirkan kelezatan dan gizi seimbang dari daging sapi, santan, dan sayuran segar, dibumbui dengan rempah lembut yang aman untuk si kecil. Cocok disajikan sebagai bubur bertekstur lembut atau diadaptasi untuk Baby-Led Weaning (BLW).


🌿 Kenapa Soto Betawi Cocok untuk MPASI 7 Bulan

  • Rempah Alami Kaya Aroma: Kombinasi bawang putih, jahe, kunyit, serai, dan daun jeruk mengenalkan rasa alami dan melatih indra perasa bayi.

  • Protein & Zat Besi Tinggi: Daging sapi kaya zat besi heme dan protein untuk mendukung pertumbuhan dan mencegah anemia.

  • Sayuran Bernutrisi: Wortel dan brokoli kaya vitamin, mineral, serta serat yang mendukung pencernaan dan sistem imun.

  • Menu Variatif: Alternatif lezat dan bergizi agar bayi tidak bosan.

  • Tekstur Fleksibel: Bisa dibuat bubur lembut atau diolah menjadi menu BLW yang mudah digenggam.


🥣 Bahan-Bahan (untuk 1x makan, ±90–100 gr)

  • 3 sdm nasi putih matang

  • 30 gr daging sapi cincang

  • 10 gr wortel, potong kecil

  • 5 gr brokoli (opsional)

  • ¼ buah tomat, buang bijinya

  • 40–50 ml kaldu sapi (sesuaikan tekstur)

  • 30 ml santan homemade (opsional)

👉 Gunakan homemade beef broth, lihat resepnya di sini → Resep Kaldu Sapi Homemade: Dasar MPASI Gurih & Aman
👉 Gunakan homemade coconut milk, lihat resepnya di sini → Resep Santan Homemade untuk MPASI


🌸 Bumbu Aromatik

(Buang sebelum disajikan)

  • Bumbu halus: bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, pala parut

  • Daun salam

  • Daun jeruk

  • Serai, memarkan

  • Lengkuas, memarkan

  • Daun bawang, seledri


👩🍳 Cara Membuat

  1. Haluskan bumbu: Ulek atau blender bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan pala.

  2. Tumis bumbu: Panaskan unsalted butter atau minyak kelapa. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas.

  3. Masak daging: Tambahkan daging sapi cincang, masak hingga matang dan berubah warna.

  4. Masukkan sayuran & nasi: Tambahkan wortel dan nasi, aduk rata.

  5. Tuang kaldu & santan: Tambahkan kaldu sedikit demi sedikit. Masukkan santan (jika digunakan), aduk hingga rata.

  6. Masak hingga empuk: Biarkan hingga semua bahan matang dan bumbu meresap.

  7. Angkat rempah: Buang daun salam, serai, lengkuas, dan daun jeruk sebelum disajikan.


🧁 Sesuaikan Tekstur

Puree (6–8 bulan)
Blender kasar atau lumatkan dengan garpu hingga teksturnya lembut namun tidak terlalu halus. Tambahkan kaldu bila terlalu kental.

BLW (8+ bulan)
Kukus potongan wortel & brokoli hingga empuk untuk finger food. Daging bisa dicincang kasar; sajikan kuahnya sedikit pada nasi atau sebagai saus cocolan lembut.


🌟 Manfaat Resep Ini

  • Daging Sapi: Kaya zat besi heme & protein → cegah anemia, bantu pembentukan otot.

  • Kunyit & Jahe: Antioksidan alami untuk mendukung imun & pencernaan.

  • Wortel: Beta-karoten tinggi untuk kesehatan mata & imunitas.

  • Brokoli: Vitamin C & serat untuk daya tahan tubuh dan pencernaan.

  • Santan (opsional): Lemak sehat mendukung perkembangan otak & sumber energi tambahan.


FAQ

1. Apakah resep ini bisa disimpan?
Bisa, maksimal 24 jam dalam wadah tertutup di kulkas. Panaskan sebelum disajikan.

2. Bagaimana jika bayi alergi sapi atau santan?
Ganti sapi dengan ayam/tahu lembut; santan bisa diganti dengan kaldu tambahan atau sedikit minyak zaitun.

3. Apakah bayi boleh makan rempah seperti jahe dan kunyit?
Boleh, selama dimasak matang dan digunakan dalam jumlah kecil — aman serta membantu pencernaan.

4. Bolehkah menambahkan garam atau kecap asin bayi?
Tidak perlu. Gunakan rasa alami dari rempah, daging, dan sayur.

5. Bagaimana cara memperkenalkan menu rempah seperti ini pada bayi pertama kali?
Mulai dari porsi kecil (1–2 sdm), amati respon bayi, lalu naikkan porsi bertahap.


📖 Baca Juga

← Postingan Lama Postingan Terbaru →

Tinggalkan komentar

Our Favorites